Prof DR Dr Agung Pranoto, MKes, SpPD, K-EMD, FINASIM
Surabaya Diabetes & Nutrition Center
Endocrinology Division, Department of Internal Medicine
Dr Soetomo General Hospital, Airlangga University Teaching Hospital
Faculty of Medicine, Airlangga University

KENALI KESEHATAN TIROID ANDA

Manusia diatur metabolismenya oleh berbagai macam hormon, salah satunya adalah hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar yang penting perannya pada tubuh manusia. Kelenjar ini dapat ditemui di bagian depan leher, sedikit di bawah laring, bentuknya mirip kupu kupu. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.
Beberapa penyakit yang bisa mengenai kelenjar tiroid bisa mempengaruhi kemampuan produksi hormon antara lain.
Penyakit gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid yang tampak sebagai benjolan pada leher. Bisa mengakibatkan perubahan suara, kesulitan bernapas dan menelan, serta rasa sesak pada tenggorokan.
Jika produksi hormon tiroksin berlebihan maka bisa menjadi hipertiroid. Penyakit ini umumnya ditandai dengan detak jantung yang cepat atau tidak beraturan, penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba meski nafsu makan meningkat, berkeringat, gugup, serta cemas.
Jika produksi hormon tiroksin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid sehingga tubuh mengalami kekurangan, maka bisa menunjukkan gejala seperti konstipasi, kulit kering, kelelahan, kenaikan berat badan tanpa sebab jelas, serta lebih sensitif terhadap hawa dingin. Salah satu bentuk kekurangan hormone tiroksin bisa menyebabkan Gondok Endemik, yang biasanya terjadi di daerah endemik atau daerah yang kondisi tanah dan airnya kekurangan yodium seperti di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Penyakit gondok endemik disebabkan oleh kurangnya asupan jumlah yodium dalam tubuh. Kekurangan yodium dalam tubuh akan mengakibatkan produksi dan sekresi hormon oleh kelenjar tiroid menjadi berkurang. Beberapa tanda dan gejala penyakit gondok endemik antara lain Terjadi pembengkakan pada kelenjar ludah, mulut terasa tegang dan nyeri, terutama saat mengunyah dan menelan makanan, nafsu makan berkurang, penderita bisa mudah merasa mual bahkan sampai terjadi muntah yang berulang kali, suhu badan meningkat, telinga merasakan dengungan.
Jika kelenjar tiroid menunjukkan sebagai benjolan padat atau berisi air yang timbul dalam kelenjar tiroid, disebut sebagi nodul tiroid. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista. Nodul tiroid seringkali tidak menunjukkan gejala, sehingga umumnya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Namun jika nodul yang tumbuh cukup besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan rasa sakit pada tenggorokan.
Cara mendeteksi penyakit tiroid membutuhkan pemeriksaan yang mendetail yang meliputi tes darah, ultrasonografi, pemindaian dengan isotop radioaktif, dan kalau diperlukan dengan biopsi melalui aspirasi jarum halus. Tes darah yang dianjurkan adalah evaluasi fungsi kelenjar tiroid yang berfungsi untuk mengukur kadar hormon tiroid dan TSH (thyroid-stimulating hormone) untuk menentukan kadar kemungkinan hipertiroid atau hipotiroid. Dengan pemeriksaan ultrasonografi dan pemindaian isotop radioaktif, bisa dideteksi ukuran serta jenis benjolan kelenjar tiroid.
Pengobatan penyakit tiroid meliputi pemberian obat-obatan, terapi radioaktif dan/atau prosedur operasi, Obat-obatan yang diberikan memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung dari jenis penyakit tiroid yang dialami. Obat obatan bisa ditujukan untuk menggantikan hormon tiroid dalam tubuh, atau menurunkan produksi hormon tiroid dalam tubuh, atau menghilangkan sel-sel tiroid yang abnormal, dan menghilangkan gejala-gejala hipertiroid (seperti detak jantung yang meningkat). Operasi kadang diperlukan dan jenis operasi yang akan dijalani pasien umumnya adalah proses pengangkatan kelenjar tiroid atau tiroidektomi. Perlu penanganan medis yang tepat agar tidak berkembang kearah yang membahayakan dan bisa menurunkan kualitas kesehatan. Untuk kanker tiroid sangat bergantung kepada jenis dan stadium dari kanker. Tim dokter dari berbagai spesialisasi mungkin diperlukan untuk menentukan jenis pengobatan yang terbaik dan paling sesuai dengan kondisi pasien. Beberapa jenis kanker, seperti karsinoma papiler, karsinoma folikuler, dan sebagian karsinoma tiroid meduler, memiliki peluang yang lebih baik untuk sembuh, seringkali diperlukan operasi pengangkatan kelenjar tiroid, dan mungkin digabungkan dengan radioterapi, dan pengobatan hormon setelahnya.
Perlu dilakukan check up rutin untuk bisa mengenali berbagai kemungkinan penyakit tiroid agar bisa terdeteksi sedini mungkin dan segera dilakukan pengobatan, sehingga pasien tetap dalam keadaan sehat.