Dr Ninik Asmaningsih Soemyarso, dr SpA(K) MM Paed
April 2016

Pencegahan infeksi saluran kemih pada anak

Apakah infeksi saluran kemih ?
Merupakan infeksi yang sering dijumpai, baik bayi maupun anak lebih besar. Infeksi saluran kemih (ISK) dapat terjadi pada kandung kemih maupun saluran kemih bagian atas yaitu ginjal dan saluran salurannya. Normal saluran kemih dalam keadaan steril. Bila terdapat kuman penyebab infeksi, maka ada upaya tubuh untuk mempertahankan diri agar tidak terjadi infeksi. Misalnya dengan proses berkemih. Dengan berkemih akan membawa kuman yang masuk. Selain itu dinding saluran kemih dapat mengadakan reaksi untuk melawan masuknya kuman. Bila tubuh tidak mampu menahan infeksi yang masuk, maka akan terjadi infeksi saluran kemih.

Apakah bahaya infeksi saluran kemih ?
Infeksi saluran kemih harus mendapat penanganan yang tepat. Bila infeksi saluran kemih yang terjadi sangat berat, atau infeksi saluran kemih yang terjadi berulang dapat menyebabkan cacat pada ginjal dengan segala akibatnya serta dapat menganggu fungsi ginjal. Cacat pada ginjal dapat menyebabkan hipertensi pada anak. Selain hipertensi, jaringan parut dapat meluas pada ginjal. Bila keadaan ini tidak ditangani dengan benar akan berdampak terjadi kerusakan ginjal yang bersifat menetap dan dapat berakhir dengan gagal ginjal tahap akhir yang memerlukan dialisis atau cuci darah.

Apakah faktor resiko terjadinya infeksi saluran kemih ?
Sangat penting mengetahui faktor resiko terjadinya infeksi saluran kemih yaitu adanya batu pada ginjal dan saluran kemih, kelainan anatomi ginjal, higiene daerah genetalia, fimosis pada anak laki laki, sembelit, ngompol dan lain sebagainya. Batu saluran kemih tidak jarang ditemukan. Namun banyak penderita yang tidak mau menjalani tindakan pembedahan bila diperlukan, sehingga saat datang kepusat kesehatan kondisi sudah demikian parah dan sulit ditangani. Selain itu banyak penderita datang dengan fungsi ginjal sudah menurun dan tidak dapat diselamatkan. Penanganan infeksi saluran kemih saja tidak cukup. Untuk itu penting menangani faktor resiko untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih berulang yang dapat berakibat fatal. Ngompol merupakan salah satu faktor resiko infeksi saluran kemih karena air kemih merupakan media yang baik untuk tumbuhnya kuman. Dalam waktu lebih kurang tiga puluh menit, kuman akan tumbuh dalam air kemih. Selain ngompol, pemakaian pempers yang jarang diganti merupakan faktor resiko terjadinya infeksi saluran kemih. Apalagi pempers yang sudah bercampur dengan kotoran akan memperbesar resiko terjadinya infeksi saluran kemih. Buang air kemih secara teratur juga dapat mengurangi resiko terjadi infeksi saluran kemih, karena kuman yang masuk dapat dikeluarkan dengan proses berkemih. Selain kebersihan daerah genetalia harus mendapat perhatian agar kuman yang terdapat disekitar saluran kemih bagian luar tidak mudah masuk.

Bagaimana mengetahui secara dini terjadinya infeksi saluran kemih ?

Gejala infeksi saluran kemih tidak spesifik. Harus waspada terjadinya infeksi saluran kemih bila terdapat gejala panas badan yang tidak disertai dengan gejala lain. Pada anak lebih besar gejala infeksi saluran kemih dapat berupa nyeri daerah pinggang belakang, nyeri bila kencing, sering kencing atau selalu ingin kencing.

Bagaimana mencegah infeksi saluran kemih Sangat penting melakukan pencegahan infeksi saluran kemih untuk menghindari ISK berulang

  • Kebersihan daerah genetalia
  • Buang air besar secara teratur
  • Tidak menahan kencing
  • Tidak ngompol
  • Sering mengganti pempers
  • Bila ada faktor resiko terjadinya infeksi saluran kemih harus ditangani secara tuntas. Bila faktor resiko tidak diperbaiki, akan terjadi ISK berulang yang dapat berakibat fatal

Bagaimana penanganan penderita dengan infeksi saluran kemih?
Prinsipnya infeksi saluran kemih harus segera diatasi sampai tuntas untuk menghindari terjadinya komplikasi. Selain penanganan infeksi, sangat penting mendapatkan faktor resiko untuk mencegah terjadinya infeksi berulang yang dapat merusak ginjal