SENI PERIKSA AIR SENI

Pemeriksaan air seni atau Urin Lengkap / Urinalisis Lengkap merupakan salah satu pemeriksaan kesehatan yang dapat anda lakukan di laboratorium Rumah Sakit atau Klinik. Meskipun pemeriksaan ini sederhana dan tidak mahal, jangan sepelekan manfaatnya. Banyak orang yang mengira bahwa pemeriksaan air seni hanya untuk mengetahui adanya infeksi pada saluran kemih atau kencing kita. Padahal, manfaatnya masih banyak lagi.
Bagi sobat SCG, berikut ini adalah manfaat pemeriksaan air seni :
1. Mengetahui adanya kelainan pada ginjal kita. Ya benar, salah satu tanda kerusakan pada ginjal kita adalah kebocoran protein. Protein seharusnya tidak keluar di air seni kita. Ginjal kita mampu menyaring dan mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan dan menahan yang diperlukan, seperti salah satunya adalah protein atau albumin. Jadi, bila protein atau albumin tersebut terdapat pada air seni kita, perlu kita waspadai adanya kebocoran atau kerusakan pada ginjal kita.
2. Mengetahui adanya kelainan pada fungsi liver atau hati kita. Bagaimana bisa? Karena di dalam pemeriksaan air seni kita terdapat parameter Urobilinogen dan Bilirubin dimana apabila hasilnya positif menunjukkan adanya kelainan pada liver, seperti kondisi kuning atau jaundice atau ikterus.
3. Mengetahui adanya kelainan metabolik seperti Diabetes Melitus (DM). Tentu kita semua sudah mengetahui bahwa seorang penderita DM, air seninya mengandung gula. Apabila kadar gula darah kita melebihi ambang batas ginjal yaitu 180 mg/dL , maka gula tersebut akan dikeluarkan lewat air seni sehingga akan memberikan hasil reduksi positif.
4. Mengetahui status hidrasi seseorang. Seseorang yang mengalami dehidrasi atau kekurangan minum, air seni akan bewarna kuning pekat dengan berat jenis (BJ) yang meningkat.
5. Mengetahui adanya infeksi pada saluran kemih yang sebagian besar disebabkan oleh kuman E. Coli. Adanya infeksi ini bisa tidak menimbulkan keluhan atau asimptomatis, sehingga penderita seringkali tidak mengetahuinya. Infeksi saluran kemih ini bisa juga menyebabkan infeksi pada ginjal dan infeksi pada seluruh tubuh atau sepsis yang sangat berbahaya.
Dan masih banyak manfaat lainnya seperti mengetahui apakah terjadinya perdarahan di saluran kemih atau di ginjal kita yang bisa diesebabkan oleh batu, infeksi atau keradangan, dan proses keganasan. Selain itu juga dapat digunakan untuk menilai status keasaman atau pH di air seni kita di mana pH tertentu menunjang terbentuknya batu ginjal.
Nah, pembaca SCG…. ternyata banyak kan manfaat dari periksa air seni kita?
Tapi, jangan asal periksa ya, karena periksa air seni juga ada “seni” nya. Meskipun terlihat sepele, tidak banyak yang tahu bagaimana cara penampungan air seni yang benar. Sehingga hasilnya tentu saja tidak maksimal, bahkan bisa menjadi tidak akurat.
Idealnya, pemeriksaan air seni ini kita lakukan pada pagi hari dan dalam kondisi puasa? Mengapa? Karena pada pagi hari ini air seni kita dalam kondisi yang paling pekat dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi kadar gula darah karena makanan.
Selain itu cara menampung air seni kita juga ada “seni” nya. Jangan asal kencing dan tampung di sembarang wadah penampung. Pertama, pastikan wadah penampung air seni kita bermulut lebar, ada tutupnya, dan dalam kondisi bersih dan kering. Kedua, sebelum buang air kecil, bersihkan dulu area kemaluan kita dengan air dan keringkan. Untuk pria yang tidak disunat, kulitnya harus ditarik ke belakang sebelum berkemih. Ketiga, air seni yang pertama kali keluar janganlah ditampung. Biarkan saja mengalir keluar, pancaran air seni selanjutnya baru ditampung dalam wadah penampung tersebut. Keempat, penampungan air seni tersebut harus selesai sebelum aliran air seni berakhir. Dan terakhir, segera tutup wadah penampung dan pastikan wadah tersebut sudah diberi label nama kita sehingga tidak tertukan dengan orang lain.
Dengan melakukan proses penampungan air seni yang benar, kita dapat memperoleh hasil yang tepat. Selanjutnya, segera kita berikan air seni yang sudah kita tampung tersebut ke petugas di laboratorium kepercayaan kita untuk melakukan berbagai macam pemeriksaan untuk dapat memberikan hasil yang akurat dan berarti. Pemeriksaan air seni ini harus dilakukan dalam waktu maksimal 2 jam setelah ditampung, karena bila melebihi dari waktu tersebut, hasilnya tentu tidak akan akurat.
Dalam membaca hasil pemeriksaan air seni-pun juga ada “seni”nya. Tidak semudah membaca hasil pemeriksaan lainnya, sebaiknya dapatkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan air seni anda dari seorang dokter sehingga tidak terjadi kesalahan dalam menginterpretasikan atau mengartikan hasilnya.
Nah pembaca setia SCG, sudahkah anda melakukan pemeriksaan air seni secara benar? Kalau belum, semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan tambahan bagi anda semua.
Selamat mencoba dan dapatkan manfaatnya…