Nyeri Perut Hebat? Kenali Kolik Abdomen, Penyebab, dan Cara Pencegahannya
- Marketing RS Darmo
- 10 Feb
- 3 menit membaca

Kolik abdomen adalah kondisi yang bisa dialami siapa saja, dengan gejala nyeri perut hebat yang datang secara tiba-tiba dan sering kali bersifat hilang-timbul. Nyeri ini dapat terasa sangat intens dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kolik abdomen biasanya disebabkan oleh kontraksi otot yang berlebihan atau penyumbatan pada organ-organ dalam perut, seperti usus, ginjal, atau saluran empedu. Meski beberapa kasus dapat mereda dengan perawatan sederhana, ada pula kondisi tertentu yang memerlukan penanganan medis segera.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang kolik abdomen, penyebabnya, serta langkah-langkah penanganan dan pencegahan yang dapat Anda lakukan.
Mengapa Kolik Abdomen Perlu Diwaspadai?
Kolik abdomen selain membuat tidak nyaman, juga dapat menjadi tanda adanya masalah serius pada sistem pencernaan, ginjal, atau kantong empedu. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi berbahaya yang memerlukan penanganan medis segera.
Penyebab Kolik Abdomen
Kolik Usus:Disebabkan oleh peradangan, infeksi, atau penyumbatan di usus. Gejalanya meliputi nyeri perut hebat, mual, dan perubahan pola buang air besar.
Peritonitis:Infeksi pada peritoneum, lapisan pelindung dalam perut. Ditandai dengan nyeri yang semakin parah, demam, dan perut yang terasa keras.
Kolik Bilier (Batu Empedu):Batu yang berada di saluran empedu menyebabkan sumbatan dan nyeri hebat di perut kanan atas, terkadang disertai tanda infeksi dan peradangan. Gejala lainnya termasuk mual, muntah, dan rasa sakit yang menjalar ke punggung atau dada.
Kolik Ginjal:Disebabkan oleh batu ginjal yang menyumbat saluran kemih. Ditandai dengan nyeri hebat di pinggang, sering buang air kecil, dan urine berwarna kemerahan.
Sumbatan Usus:Penyumbatan pada usus dapat terjadi akibat hernia, benda asing, atau gangguan anatomik lainnya. Gejala pada umumnya seperti : nyeri hebat, perut kembung, dan gangguan pola buang air besar.
Gangguan Usus Besar:Kondisi seperti divertikulitis dan penyakit Crohn yang menyebabkan peradangan pada usus besar. Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti diare atau sembelit, sering menyertai kondisi ini.
Gangguan Saluran Kemih:Batu atau infeksi pada ginjal, ureter, atau kandung kemih dapat menyebabkan nyeri perut terutama di bagian bawah perut, yang sering disertai gangguan saat buang air kecil.
Gangguan Lambung:Peningkatan asam lambung, infeksi, atau peradangan pada organ lambung juga bisa menyebabkan sensasi nyeri pada perut, terutama di bagian atas. Gejala tambahan dapat mencakup mual, muntah, dan rasa perih yang menjalar ke punggung atau dada.
Cara Membedakan Kolik Abdomen dan Nyeri Perut Biasa
1. Gejala Kolik Abdomen
○ Nyeri perut mendadak dan sangat intens.
○ Sering datang dan pergi secara tiba-tiba.
○ Tidak membaik dengan obat pereda nyeri biasa.
2. Gejala Nyeri Perut Biasa
○ Nyeri ringan hingga sedang, sering kali akibat makanan atau stres.
○ Dapat mereda dengan istirahat atau obat sederhana.
○ Tidak menimbulkan gangguan aktivitas yang signifikan.
Pengobatan dan Pencegahan Kolik Abdomen
Pengobatan
Obat-obatan: Dokter mungkin akan meresepkan obat untuk meredakan nyeri dan mengatasi infeksi.
Terapi Gelombang Kejut: Digunakan untuk menghancurkan batu ginjal atau batu empedu tanpa operasi.
Operasi Darurat: Diperlukan pada kondisi serius seperti peritonitis atau penyumbatan usus yang parah.
Pencegahan
Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah batu ginjal dan empedu.
Makan dalam porsi kecil tetapi sering untuk menghindari gangguan pencernaan.
Hindari makanan berlemak tinggi dan minuman bersoda yang dapat memicu kolik bilier.
Rutin berolahraga dan menjaga kebersihan tubuh untuk mencegah infeksi perut.
Kesimpulan
Kolik abdomen bukan sekadar nyeri perut biasa. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan serius pada sistem pencernaan, ginjal, atau empedu. Jika Anda mengalami nyeri perut hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Jika Anda mengalami tanda dan gejala kolik abdomen seperti yang dijelaskan di atas, segera hubungi klinik RS Darmo Surabaya WhatsApp (0896-3009-8900) untuk janji temu!
Berikut adalah dokter-dokter spesialis bedah digestif RS Darmo:
1. dr. Denny Septarendra, SpB-KBD
2. dr. Edwin Danardono, SpB KBD
3. dr. Mamiek Dwi Putro, SpB KBD
4. dr. Heru Seno, SpB KBD
5. dr. Sudjatmiko, SpB KBD
Author: dr. Denny Septarendra, SpB-KBD yaa
コメント